PENGARUH PENERAPAN METODE ASUHAN KEPERAWATAN PROFESIONAL (MAKP): METODE TIM TERHADAP KEPUASAN PASIEN

  • sukma Yunita Universitas Haji Sumatera Utara
  • Sakti Perdana Siregar Universitas Haji Sumatera Utara
  • Masdalifa Pasaribu Universitas Haji Sumatera Utara
  • Putri Salsabila Universitas Haji Sumatera Utara

Abstract

Providing optimal nursing care is key to improving patient satisfaction. However, conditions on the ground reveal an overlap of nurses duties during critical hours, as well as complaints from patients regarding slow responses from nurses. This study aimed to determine the impact of implementing the Professional Nursing Care Model (MAKP): Team Method on patient satisfaction at RSUD Rantauprapat in 2026. This was a quantitative analytic correlational study utilizing a cross-sectional approach. Data collection was conducted over a three-week period in the surgical inpatient ward of RSUD Rantauprapat, with a sample size of 60 respondents selected via purposive sampling. The instruments used were an SOP observation sheet for the implementation of the MAKP Team and a questionnaire to measure patient satisfaction. Data analysis included univariate analysis and bivariate analysis using an alternative Chi-Square test, namely the Likelihood Ratio test. The univariate analysis showed that the majority of the MAKP team implementation at RSUD Rantauprapat was in the fair category, with 54 respondents (90.0%), and the majority of patient satisfaction levels were in the satisfied category, with 41 respondents (68.3%). The bivariate analysis using the Likelihood Ratio test yielded a p-value = 0.004 < α (0.05), which means that the implementation of the MAKP team has a significant effect on patient satisfaction so Ha is accepted. The conclusion of this study indicate that the implementation of MAKP team method has a significant impact on patient satisfaction levels in the surgical inpatient ward of RSUD Rantauprapat in 2026. The hospital management is suggested to optimize the roles and coordination of nursing care providers through regular supervision so that the quality of service can be improved from the fair to the good category in order to maximize patient satisfaction.

 

Abstrak

Pemberian asuhan keperawatan yang optimal merupakan kunci utama dalam meningkatkan kepuasan pasien. Namun, fenomena di lapangan menunjukkan adanya tumpang tindih tugas perawat saat jam kritis serta keluhan dari pasien terkait lambatnya respons perawat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penerapan Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP): Metode Tim terhadap kepuasan pasien di RSUD Rantauprapat Tahun 2026. Jenis penelitian kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan selama tiga minggu di ruang rawat inap bedah RSUD Rantauprapat dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi SOP untuk penerapan MAKP Tim dan kuesioner untuk mengukur kepuasan pasien. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji alternatif Chi-Square yaitu uji Likelihood Ratio. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas penerapan MAKP tim di RSUD Rantauprapat berada pada kategori cukup yaitu sebanyak 54 responden (90%) dan tingkat kepuasan pasien mayoritas berada pada kategori puas yaitu sebanyak 41 responden (68,3%). Hasil analisis bivariat dengan uji likelihood ratio diperoleh nilai p-value = 0.004 < α (0.05), yang berarti penerapan MAKP tim berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pasien sehingga Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) tim memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap bedah RSUD Rantauprapat Tahun 2026. Pihak manajemen rumah sakit disarankan untuk mengoptimalkan peran dan koordinasi pelaksana asuhan keperawatan melalui supervisi berkala agar mutu pelayanan dapat ditingkatkan dari kategori cukup menjadi baik demi memaksimalkan kepuasan pasien.

References

1. World Health Organization (WHO). (2022). Patient Safety: Global Patient Safety Action Plan 2021–2030.
2. Kementerian Kesehatan RI. (2023). Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan Tahun 2023.
3. American Nurses Association (ANA). (2021). Nursing: Scope and Standards of Practice (4th ed.).
4. Smith, J., Roberts, A., & Taylor, M. (2022). Impact of Nursing Care Models on Patient Satisfaction in Acute Care Settings: A Systematic Review. Journal of Nursing Management, 30(4), 1125–1138.
5. Nursalam. (2022). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional (6th ed.). Jakarta: Salemba Medika.
6. Zulani, Hariyanto, S., Maria, D., Tauran, I., Urifah, S., Sugiarto, A., Muhsinah, S., Kurwiyah, N., Mairisi, E. L. D., Manik, M. J., Juliani, E., & Kuswati, A. (2023). Keperawatan Profesional.
7. Wulandari, S., Handayani, T., & Lestari, D. (2023). Analisis Penerapan Metode Tim Terhadap Efektivitas Asuhan Keperawatan dan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Umum. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI), 7(1), 4558.
8. Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
9. Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (5th ed.). Jakarta: Salemba Medika.
10. Dahlan, M. S. (2016). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat, Dilengkapi Aplikasi Menggunakan SPSS.
11. Yulianti, M. G., Triharini, M., & Wahyudi, A. S. (2024). Model Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Tim Berbasis Structural Empowerment Terhadap Kualitas Kehidupan Kerja Perawat. Journal of Telenursing (JOTING), 6(1), 1278–1286.
12. Yunita, S., & Rabithah, R. (2021). Pengaruh Penerapan Metode Asuhan Keperawatan Profesional: Metode Tim Terhadap Kinerja Perawat Pelaksana (Vol. 1, Number 1). Bulan Januari.
13. Sari, C. A., Basuki, D., & Merbawani, R. (2020). Penerapan Metode Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) Tim Primer di Rumah Sakit: Studi Literatur Review. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah (JKM), Vol.5, No.2.
14. Effendi, F., & Junita, S. (2020). Manajemen Keperawatan: Teori dan Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional. Jakarta: Salemba Medika.
15. Mardiana, D., & Rahayu, S. (2022). Analisis Dimensi Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 10(2), 156–164.
16. Hidayat, A., & Wahyuni, S. (2022). Beban Kerja Perawat dan Koordinasi Tim dalam Penerapan MAKP di Rumah Sakit Pemerintah. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia (ARSI), 8(2), 98–105.
17. Departemen Kesehatan RI. (2009). Kategori Usia Dalam Sistem Kesehatan Nasional.
18. Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
19. Kurniawati, A., & Saputra, R. (2021). Pengaruh Karakteristik Demografi Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia, 12(3), 210–218.
20. Kementerian Kesehatan RI. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2022 tentang Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan Kebidanan, Keperawatan, dan Farmasi.
21. Huda, N., & Rosyidi, I. (2023). Efektivitas Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Metode Tim dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan di Rumah Sakit. Jurnal Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan, 6(1), 45–52.
22. Sutriyanti, Y., & Mulyadi. (2021). Hubungan Penerapan Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) dengan Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(1), 312–320.
23. Pratama, A. (2024). Persepsi Pasien Terhadap Pelayanan Keperawatan dan Fasilitas Rumah Sakit: Sebuah Studi Evaluasi. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 13(1), 22–30.
Published
2026-06-15